Blog

This is where your latest blog posts will show up. You can change this text in the options.

Perkembangan Otak Bayi

07 July

Perkembangan otak bayi paling signifikan berlangsung pada masa periode emas dalam 2 tahun pertama kehidupan bayi. Pada periode ini, otak mengalami tumbuh kembang yang sangat pesat. Milyaran sel otak yang telah terbentuk mulai menjalin hubungan satu sama lain. Semakin banyak dan kuat hubungan antar sel otak, semakin cepat bayi mempelajari dunia baru.

Perkembangan otak bayi dapat didukung selain dengan memberikan stimulus yang tepat, Ibu juga hendaknya memberikan nutrisi yang tepat. Dari penelitian diketahui bahwa zat gizi tertentu, yaitu asam lemak DHA dan ARA memiliki peran penting dalam tumbuh kembang otak. DHA dan ARA merupakan asam lemak yang banyak ditemukan di membran sel, dan dalam jumlah yang sangat tinggi dijumpai di otak dan retina.

Kedua asam lemak ini merupakan komponen penting dalam ASI, yang berperan sebagai ‘alat’ perkembangan otak bayi dan ‘alat’ pematangan penglihatan bayi. ASI sudah pasti mengandung DHA dan ARA. Bagaimana halnya dengan susu formula? Ibu tidak perlu khawatir, karena dewasa ini banyak susu formula yang diperkaya dengan DHA dan ARA. Namun ibu harus memperhatikan kadar DHA dan ARA yang terkandung dalam susu formula yang akan Ibu berikan kepada bayi. Penelitian klinis telah membuktikan bahwa susu formula dengan kadar DHA 90mg/100g susu bubuk dan kadar ARA 180mg/100g susu bubuk dapat memberikan ketajaman penglihatan yang lebih baik, indeks perkembangan mental yang lebih tinggi, skor perkembangan kognitif dan motorik yang lebih baik, dan mengurangi resiko terjadinya beberapa gangguan pernapasan pada bayi.

Selain DHA dan ARA, nutrisi lainnya yang penting untuk tumbuh kembang otak terutama dalam masa periode emasnya adalah Kolina. Penelitian menunjukkan bahwa memori dan kecerdasan dipengaruhi oleh metabolisme asetilkolin yang dibentuk oleh kolina di dalam otak. Secara alami, kolin terkandung di dalam ASI, telur, kacang, kedelai, kol, dan hati.

Tags: ,