Blog

This is where your latest blog posts will show up. You can change this text in the options.

Stimulasi Bayi 4 – 6 Bulan

01 August

Stimulasi Bayi 4-6 Bulan penting untuk melatih kemampuan bayi dalam tumbuh kembangnya.

Kita dapat membantu memberikan stimulasi pada bayi dengan cara:

a. Angkat bayi dengan posisi tegak. Pegang bayi melalui bawah ketiaknya, biarkan kakinya menyentuh meja, tempat tidur, atau pangkuan anda. Biarkan ia menggoyang-goyangkan badannya dan mengayunkan badan naik turun. Bayi mulai belajar cara menyangga badan dengan kedua kakinya. Putarkan musik dan ajak berdansa. Biarkan bayi menendang-nendang sesuka hatinya.

b. Latih otot-otot leher bayi agar dapat mengontrol kepalanya. Posisikan bayi terlentang, tarik perlahan-lahan pada kedua pergelangan tangannya hingga bayi pada posisi setengah duduk atau duduk. Jika bayi belum dapat mengangkat kepalanya (kepala tetap terjatuh kebelakang) jangan lanjutkan latihan ini.

c. Posisikan bayi untuk duduk. Bila ia sudah dapat duduk sendiri tanpa sanggahan, dudukanlah ia di lantai. Bila bayi belum dapat duduk tanpa dibantu, dudukanlah ia di kursi dengan sandaran.

d. Latih bayi untuk memegang benda dengan tangan kiri dan kanan. Selain itu, latih juga agar ia dapat memegang dengan kuat. Berikan benda kepada bayi, lalu coba tariklah benda tersebut dari tangan bayi. Hal ini akan membantu bayi untuk belajar memegang benda dengan kuat.

e. Mulai ajarkan bayi untuk mengambil benda-benda kecil. Namun awasi jangan sampai benda-benda kecil tersebut tertelan oleh bayi.

f. Perkenalkan bayi dengan suara-suara baru. Perhatikan dan ajarkan untuk melihat dan menoleh ke arah suara tersebut. Bayi terkadang kaget jika mendengar suarasuara yang kencang.

g. Coba bicara dan mengulang-ulang kata-kata sederhana di depan bayi, seperti “mama” atau “papa”, walaupun ia belum mengerti artinya. Mulai sebutkan juga benda-benda sederhana yang berada disekitar bayi.

h. Ajaklah bayi untuk bermain “ciluk-ba”

i. Ajaklah bayi untuk melihat dirinya di cermin. Pada umur ini, bayi senang melihat dirinya di cermin.

j. Letakkan mainan sedikit di luar jangkauan bayi, agar bayi berusaha meraih mainan tersebut. Akan tetapi, jangan biarkan bayi berusaha meraih terlalu lama, agar bayi tidak keburu jenuh dan kecewa.

k. Lanjutkan stimulasi-stimulasi yang sebelumnya sudah dikerjakan sampai bayi
fasih dan melangkah ke stimulasi berikutnya

Untuk Stimulasi yang lebih maksimal sangatlah baik jika didukung dengan mainan yang sesuai dengan usianya.

Dr. Marissa Pudjiadi, Sp.A
Dr. Martin Leman, Sp.A

 

Cara memilih mainan untuk bayi usia 4 – 6 Bulan     Klik disini >>

No comments yet.

Leave a Reply